Kurir Pick Up: Cara Kerja, Ekspedisi, dan Tips Pakainya

kurir pick up

Kurir pick up adalah layanan di mana kurir datang langsung ke lokasi Anda untuk menjemput paket, tanpa Anda perlu repot keluar mengantar ke agen atau drop point ekspedisi. Layanan ini sangat populer di kalangan penjual online, terutama yang mengirimkan puluhan hingga ratusan paket setiap hari. Dengan volume pengiriman e-commerce Indonesia yang terus tumbuh, di mana pasar logistik e-commerce diperkirakan mencapai USD 5,27 miliar pada 2025 menurut data Forwarder.ai, layanan pick up kini menjadi standar operasional yang tidak bisa dipisahkan dari bisnis jualan daring.

Baca juga: Aplikasi Kecepatan Internet Pc

Cara Kerja Kurir Pick Up

Prosesnya sederhana, mirip seperti memesan ojek online: Anda membuat permintaan lewat aplikasi atau platform, lalu kurir datang sesuai jadwal yang disepakati.

Secara umum, alur layanan pick up berjalan dalam beberapa tahap. Pertama, pengirim melakukan pemesanan melalui aplikasi ekspedisi atau marketplace yang digunakan. Setelah itu, sistem mengonfirmasi jadwal penjemputan dan kurir yang bertanggung jawab. Pada hari yang ditentukan, kurir tiba di lokasi, memeriksa kondisi paket, dan melakukan pemindaian resi sebelum paket dibawa ke gudang sortir. Dari sana, proses pengiriman berjalan seperti biasanya hingga paket tiba di tangan penerima.

Setiap ekspedisi punya cut-off time untuk permintaan pick up pada hari yang sama. J&T Express misalnya menerima permintaan pick up hingga pukul 16.00 WIB. Jika Anda mengajukan setelah jam tersebut, penjemputan baru akan diproses keesokan harinya.

Ekspedisi yang Menyediakan Layanan Pick Up

Hampir semua ekspedisi besar di Indonesia kini sudah menyediakan layanan ini, meski dengan ketentuan yang sedikit berbeda-beda.

J&T Express mengoperasikan kurir pick up tujuh hari seminggu, mulai pukul 08.00 hingga 20.00 WIB. Permintaan bisa dilakukan langsung melalui aplikasi J&T atau lewat platform marketplace seperti Shopee dan Tokopedia. Tidak ada minimum jumlah paket untuk mengaktifkan layanan ini.

JNE memiliki layanan pick up yang bisa diakses melalui aplikasi MyJNE atau koordinasi langsung dengan agen JNE terdekat. Jam operasional kurir JNE bervariasi tergantung wilayah, namun umumnya aktif dari Senin hingga Sabtu.

SiCepat Express melayani pick up dari Senin sampai Sabtu pukul 07.00 hingga 21.00, dan pada hari Minggu serta libur nasional dari pukul 07.00 hingga 17.00. Jadwal yang lebih panjang ini menjadi nilai lebih bagi penjual yang aktif di akhir pekan.

Pos Indonesia juga menyediakan layanan jemput paket ke rumah melalui aplikasi PosAja! atau langsung menghubungi kantor pos terdekat. Layanan ini cocok untuk pengiriman ke daerah-daerah yang belum terjangkau ekspedisi swasta.

DHL Express menyediakan layanan courier pickup khusus untuk pengiriman internasional. Pemesanan bisa dilakukan melalui situs resmi DHL Indonesia atau menghubungi customer service mereka untuk menjadwalkan penjemputan.

Perbedaan Pick Up dan Drop Off

Kalau pick up berarti kurir yang datang ke Anda, maka drop off adalah kebalikannya: Anda yang mengantarkan paket ke titik pengumpulan ekspedisi. Mana yang lebih baik tergantung situasi.

Untuk penjual dengan volume pengiriman besar setiap harinya, pick up jelas lebih efisien karena satu kunjungan kurir bisa mengambil puluhan paket sekaligus, ibarat truk yang mengumpulkan seluruh muatan dari satu titik sebelum berangkat. Sebaliknya, bagi yang mengirim paket sesekali atau tinggal dekat agen ekspedisi, drop off justru lebih praktis karena tidak perlu menunggu kedatangan kurir yang terkadang tidak bisa dipastikan jam tepatnya.

Dari sisi biaya, sebagian besar ekspedisi tidak memungut tarif tambahan untuk layanan pick up, terutama bagi seller yang sudah terdaftar dan aktif mengirim. Namun ada juga yang memberlakukan biaya tambahan untuk lokasi tertentu atau jumlah paket di bawah minimum.

Cara Request Pick Up Paket

Langkah-langkahnya berbeda sedikit tergantung dari mana Anda berjualan, tapi pola umumnya serupa di semua platform.

Jika Anda berjualan di Shopee, buka Seller Centre dan masuk ke menu “Penjualan Saya” atau “Perlu Dikemas”. Pilih pesanan yang akan diproses, klik “Atur Pengiriman”, lalu pilih opsi pick up alih-alih drop off. Sistem akan mengirimkan konfirmasi jadwal dan kurir akan datang sesuai waktu yang ditentukan. Sebaiknya ajukan permintaan sebelum pukul 10.00 WIB agar kurir masih punya waktu untuk menjadwalkan kunjungan pada hari yang sama.

Untuk Tokopedia, mekanismenya serupa melalui fitur pick up di halaman manajemen pesanan. Menurut Pusat Seller Tokopedia, layanan ini tersedia untuk hampir semua mitra ekspedisi yang aktif di platform mereka.

Bagi yang menggunakan aplikasi ekspedisi langsung, seperti MyJNE atau aplikasi J&T, tersedia menu khusus untuk membuat permintaan pick up dengan mengisi alamat penjemputan, estimasi jumlah paket, dan rentang waktu yang Anda inginkan.

Kendala Umum dan Cara Mengatasinya

Ada beberapa situasi yang sering membuat jadwal pick up meleset, dan hampir semuanya bisa diantisipasi dari sisi pengirim.

Masalah paling umum adalah alamat yang kurang detail. Kurir sering kesulitan menemukan lokasi yang hanya tercatat sebagai nama jalan tanpa nomor rumah atau patokan yang jelas. Pastikan alamat pick up mencantumkan patokan terdekat, nomor rumah, dan lantai jika relevan.

Nomor telepon yang tidak aktif juga sering jadi penyebab gagalnya penjemputan. Kurir biasanya menelepon terlebih dahulu sebelum tiba, terutama jika lokasi sulit ditemukan. Pastikan nomor yang terdaftar selalu bisa dihubungi selama jam operasional.

Situasi lain yang tidak bisa dikontrol sepenuhnya adalah kondisi overload di hari-hari sibuk seperti akhir bulan atau menjelang tanggal kembar. Dalam kondisi seperti ini, kurir mungkin baru bisa tiba lebih sore dari jadwal, atau bahkan perlu dijadwalkan ulang ke hari berikutnya.

Tips agar Layanan Pick Up Berjalan Lancar

Beberapa kebiasaan kecil bisa membuat pengalaman pick up jauh lebih mulus, terutama bagi penjual yang mengirim dalam jumlah besar setiap hari.

  • Kemas dan tempel resi semua paket sebelum kurir datang. Kurir tidak bisa menunggu lama, dan paket yang sudah siap akan mempercepat proses serah terima.
  • Ajukan permintaan pick up pagi hari. Permintaan yang masuk sebelum jam 10.00 WIB punya peluang lebih besar untuk dijemput hari itu juga.
  • Simpan nomor kurir yang biasa datang ke lokasi Anda. Jika ada perubahan mendadak atau perlu konfirmasi, komunikasi langsung jauh lebih cepat daripada melalui call center.
  • Gunakan fitur penjadwalan rutin jika tersedia. Beberapa ekspedisi memungkinkan Anda mendaftarkan jadwal pick up harian atau mingguan tanpa harus membuat permintaan baru setiap hari.

Menurut data BPS, pada tahun 2023 terdapat setidaknya 15.800 usaha pergudangan, ekspedisi, dan kurir yang beroperasi di seluruh Indonesia, angka yang mencerminkan betapa ketatnya persaingan layanan pengiriman di tanah air. Kondisi ini menguntungkan pengirim karena pilihan ekspedisi semakin beragam dan layanan pick up semakin kompetitif, termasuk dalam hal kecepatan respons dan cakupan wilayah. Data lebih lengkap tersedia di Statistik Pergudangan, Ekspedisi, dan Kurir 2024 dari BPS.

Satu pola yang sering dialami penjual baru: mereka mengajukan pick up terlalu mendekati jam cut-off, lalu kecewa karena kurir tidak datang hari itu. Padahal ekspedisi tidak menjamin penjemputan di hari yang sama jika permintaan masuk terlalu siang. Rutinitas sederhana seperti membuat permintaan pick up setiap pagi bisa menghilangkan kekhawatiran ini sepenuhnya.

Layanan kurir pick up sudah menjadi infrastruktur penting bagi penjual online yang ingin menjaga konsistensi pengiriman tanpa membuang waktu di jalan. Penjual yang memahami ketentuan dari masing-masing ekspedisi, termasuk jam cut-off dan cara melakukan permintaan yang benar, akan menghadapi jauh lebih sedikit gangguan saat volume pesanan sedang tinggi.

Scroll to Top